Sunday, 4 January 2009

football manager lagi jo !

Mungkin pada bosen kali ya ngebaca blog gue isinya tentang Football Manager mulu,but here's the thing...Sebagian besar dari kita penikmat sepakbola,pasti pas lagi nonton suatu pertandingan,ada momen di mana kita mikir hal2 seperti "Harusnya si Cristiano Ronaldo posisinya free role aja tuh,kayaknya dia bakal lebih efektif deh maennya..." atau "Menurut gue Carlos Tevez tuh tandem yg ideal banget buat Fernando Torres..." bisa juga "Harusnya Real Madrid maennya pake formasi 4-3-3..." atau kalo yg sotoy "Si Jose Mourinho cemen banget sih,udah mimpin 1-0 bukannya nyerang lagi,malah bertahan !". Gue yakin bahwa sebagian besar dari kita penikmat sepakbola pasti pernah mikir hal2 kayak gitu. Hal2 yg berhubungan dengan aspek manajerial seperti taktik apa yg paling ideal atau pemain mana yg paling pas buat klub yg kita dukung. Posisi kita sebagai spectator memungkinkan kita untuk melihat lebih jelas dan kemudian menilai langkah2 apa aja yg perlu diambil. And let's face it,most of us thinks that we can do an equal if not better job than the real manager. Sayangnya,kalo manager beneran,abis melihat dan menilai,dia bisa mengambil keputusan. Nah,kalo kita,sehabis melihat dan menilai,setelah itu paling banter kalo keputusan manager benerannya pas sama keinginan kita dan sukses,kitanya ikut seneng,kalo ternyata nggak pas dan gagal pula,ya udah,paling ngegerendeng sambil mikir,coba gue yg jadi managernya,pasti menang deh...kita bener2 gak punya kontrol apapun. That's the keyword,itu kata kuncinya...KONTROL. Nah,inilah kenapa gue ngebahas lagi soal Football Manager. Karena game ini bisa ngasih ke kita apa yg selama ini kita inginkan,yaitu kontrol. And I mean,bener2 total control,kendali penuh atas suatu klub sepakbola,mulai dari taktik, formasi pemain,pola latihan,pemilihan staf kepelatihan,stadion,even cara berhadapan dengan media,dan yg paling jadi favorit,udah pasti soal transfer pemain. Dan satu lagi bonus,walaupun cuma di dunia maya,paling nggak kita bisa ngebuktiin seperti yg tadi gue mention sebelumnya,kalo kita bisa sama bagusnya atau malah lebih baik dari manager di dunia nyata. Yah,asal jangan cheat aja...hehehe...

Saturday, 16 August 2008

Keunikan Arsenal




Pertama harus saya tegaskan ,saya bukanlah supporter Arsenal. Saya adalah supporter setia Manchester United. Namun berbicara dengan objektif ,harus saya katakan bahwa Arsenal memiliki style of play yg jauh lebih atraktif dibandingkan dgn Manchester United. Hal yg lebih mengesankan lagi adalah gaya permainan Arsenal ini diusung oleh para personelnya yg rata2 masih berusia muda. Keatraktifan ini ditunjang oleh fakta bahwa hampir semua pemain Arsenal merupakan tipe versatile player ,yaitu pemain yg dapat bermain di beberapa posisi yg berbeda. Namun, mungkin sebenarnya ada satu lagi faktor yg menjadi kunci di balik gaya permainan atraktif Arsenal.
Pernahkah anda memperhatikan bentuk tubuh dari pemain2 Arsenal ? Jika anda memperhatikan dgn seksama ,maka akan terlihat bahwa semua pemain Arsenal memiliki postur atau perawakan tubuh yg hampir sama antara pemain yg satu dgn pemain yg lainnya. Tentu saja terdapat perbedaan di tinggi badan ,namun dari segi postur ,komposisi bentuk badan mereka memiliki kemiripan yg hampir sempurna. Dgn kemiripan komposisi tubuh seperti ini ,maka otomatis antara satu pemain dgn pemain yg lainnya memiliki level akselerasi yg berimbang. Berimbangnya level akselerasi ini sangat berpengaruh pada timing dari pergerakan para pemain. Timing pergerakan yg tepat ini ,pada akhirnya akan memudahkan pemain2 Arsenal untuk memainkan gaya sepakbola pass and move yg menuntut akurasi dan presisi tinggi.
Kredit khusus harus diberikan ke Arsene Wenger yg selain dikenal sebagai manajer handal ,juga telah diketahui sebagai ahli gizi yg kompeten. Pembentukan fisik dari pemain Arsenal tentunya tidak lepas dari pemberian program gizi dan nutrisi yg tepat oleh Wenger. Selain itu ,kebijakan Wenger yg mempercayakan skuadnya didominasi oleh pemain2 muda juga memiliki kaitan yg signifikan terhadap keberhasilan program ini. Selain karena faktor usia muda yg mempermudah proses pembentukan fisik ,gaya permainan atraktif Arsenal tentunya akan lebih mudah diaplikasikan oleh pemain2 berusia muda yg dari segi fisik memiliki kondisi yg jauh lebih fit. Selain itu ,dari segi mentalitas ,gaya atraktif Arsenal juga lebih sesuai dengan karakter pemain2 berusia muda yg pada umumnya tidak ragu untuk mencoba hal2 yg baru ,yg dalam konteks permainan ,berarti akan memberikan kontribusi di kreativitas permainan Arsenal.

Thursday, 10 April 2008

Mencoba



Mencoba. Ada sebuah ungkapan yang berkata “At least you try.” Paling tidak engkau sudah mencoba. Karena dengan mencoba ,berarti minimal kita telah berusaha ,apapun hasil yang kita dapat. Dan tidak sekedar mencoba ,tapi lebih dari itu ,mencoba hal-hal baru. Berinovasi ,bereksperimen ,bukan hanya mengulang hal yang sama. Karena ada sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa definisi dari ketidakwarasan atau insanity adalah mengulang hal yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda. Repeating the same thing and expecting different results.

Mencoba. Inilah yang membedakan Cristiano Ronaldo dengan pemain-pemain kelas dunia lainnya. Keberanian untuk mencoba. Berkat keberaniannya untuk mencoba itulah ,maka sekarang kita dapat menyaksikan aksi-aksi dari seorang pemain yang mungkin saja dapat menjadi pemain terbaik yang pernah ada di planet ini. Karena keberaniannya ini juga ,maka kita ,penggemar sepakbola ,setiap minggu selalu menantikan apalagi kejutan yang akan ditampilkan Ronaldo di tiap pertandingannya. Faktor kejutan inilah menu utama dari suguhan Ronaldo. Sampai tulisan ini dibuat ,Ronaldo masih memuncaki tangga top skorer dari Liga Inggris. Okay, para skeptis mungkin berkata ,gampanglah jadi top skorer di Liga Inggris ,karena Liga Inggris rata-rata timnya hampir selalu bermain terbuka. Benar ,itu suatu fakta. Tapi yang menjadi kejutan adalah bahwa Cristiano Ronaldo bukanlah seorang penyerang. Cristiano Ronaldo adalah pemain yang berposisi sebagai sayap. Seorang winger menjadi top skorer ? Dengan standar liga apapun ,by any league standards ,that is what I called a surprise ,ini merupakan suatu kejutan.

Di pertandingan terakhir Manchester United melawan Aston Villa ,yang berakhir 4-0 untuk kemenangan United ,Ronaldo membuka pundi-pundi gol United dengan mencetak gol pertama. Yang membuat gol ini istimewa adalah karena Ronaldo mencetaknya bukan melalui tendangan terarah ke gawang atau tendangan bebas yang menjadi ciri khasnya. Tapi karena keberaniannya untuk mencoba hal-hal baru ,Ronaldo mencetak gol tersebut dengan suatu sontekan pelan memakai tumit belakangnya. Setelah sepanjang musim ini kita dibuat terkagum-kagum dengan tendangan-tendangan kerasnya atau tendangan-tendangan bebasnya yang semuanya dapat dikategorikan sebagai gol fantastis, sekarang kita dibuat terpukau dengan satu gol yang simpel. Kemampuan menjadikan suatu hal yang simpel menjadi suatu hal yang indah.

Ronaldo tidak seelegan Zinedine Zidane. Tidak sekharismatis Eric Cantona. Dan dia mungkin tidak dapat menjual kaos sebanyak David Beckham. Tapi satu hal yang pasti ,dengan Ronaldo ,imajinasi dan fantasi bukan lagi sekedar di kepala ,tapi menjadi satu hal yang riil ,menjadi kenyataan ,menjadi realita. Dan sekali lagi ,semua berawal dari mencoba. Untuk keberaniannya mencoba itulah ,jumlah 140.000 pounds sangat layak diterimanya. After all ,it’s just money ,right ? Dibandingkan dengan kepuasan yang kita terima sebagai penikmat sepakbola ,jumlah sebesar itu tentu tidak ada artinya.


Thursday, 27 March 2008

Supporter Pt.2

Gue suka banget sepakbola,no doubt about it,gue suka nonton bola,maen bola,maen game bola,baik yg kayak winning eleven maupun yg kayak football manager,anything about bola,gue doyan deh...Salah satu memori pertama gue tentang sepakbola adalah saat final Piala Dunia 1986 di Mexico,pas Argentina ngalahin Jerman Barat di final,walaupun yg masih gue inget sampe sekarang justru bukan partai finalnya tapi adalah saat Argentina ngalahin Inggris 2-1,karena pas di pertandingan itulah Maradona nyetak dua gol,dimana gol yg pertama gol yg kontroversial banget karena dicetak pake tangan,yg akhirnya dikenal sebagai gol "Hand of God",sementara gol yg kedua merupakan gol yg amat sangat sensasional karena Maradona nyetak gol itu denga solo run dari his own half,dan dia ngelewatin 5 pemain sebelum akhirnya dia berhasil nyetak gol...Un-fuckin'-believable...Pas momen itulah gue sadar kalo yg namanya sepakbola itu bukan sekedar dari olahraga biasa,tapi olahraga yg bisa ngebuat kita sebagai penonton ikutan menghela nafas pas tim yg kita dukung lagi diserang,ato pas tim yg kita dukung lagi nyerang,terus yg namanya menghela nafasnya berubah jadi makian pas tim kita kebobolan,ato malah justru menghela nafasnya berubah jadi teriakan puas pas tim yg kita dukung ngebobol gawang lawan...Minat pertama gue ada di musik,dari kecil,cita2 gue adalah jadi rock star,karena gue kagum sama kemampuan seorang rock star mengontrol audiens yg lagi nonton shownya dia,I have to admit,ini ada hubungannya dengan kepribadian gue yg sedikit control freak,dan saat gue dulu masih nyanyi,gue seneng banget kalo pas gue nyanyi terus gue bilang ke penonton "everybody say yeah !!!" terus penontonnya teriak "Yeahhhh !!!!",man,itu rasanya setaraf banget sama orgasme,bagaimana sekumpulan orang yg gue gak kenal bisa tiba2 ada di under my command,under my spell,amazing...dan ternyata,unsur rock star itu juga bisa gue temuin di pemain sepakbola,gimana saat misalnya si pemain nyetak gol,seluruh stadion langsung ikutan bergemuruh,ato saat misalnya seorang bek ngebuat tackle yg bersih,seluruh stadion ngasih tepuk tangan applause...so it's like,lo bisa mengontrol sekumpulan orang karena lo ngelakuin suatu hal yg lo suka,it's just plain awesome man...Lo ngelakuin hal yg lo suka aja udah luar biasa,terus lo dibayar udah pasti menyenangkan,dan abis itu lo bisa ikut ngebawa emosi orang lain larut ke dunia lo,gila gila,it's amazing beyond comparison....Di sepakbola sendiri,tim yg gue support adalah Manchester United,simply because United adalah tim yg selalu bermain untuk menyerang,bahkan di saat mereka ada di state yg paling defensif pun,mentalitas timnya adalah untuk menyerang,jadi mereka bertahan bukan untuk supaya nggak kebobolan,tapi bertahan untuk ngebangun suatu counter attack yg cepat untuk menghasilkan suatu gol,kalo di olahraga basket,istilahnya fast break...Walaupun gue support United,tapi klub pertama yg ngebuat gue jadi faham sama sepakbola adalah AC Milan di era trio Belanda,Gullit,Rijkaard,dan Van Basten,terus Napoli di era Maradona dan Careca,dan klub Inggris pertama yg gue suka adalah Tottenham Hotspur di eranya Paul Gascoigne...Satu poin plus dari seorang supporter independen kayak gue adalah karena gue gak punya ikatan lokal yg mengharuskan gue support klub dari kota dimana gue tinggal,ato ikatan kesukuan yg mengharuskan gue support klub yg "satu kampung" sama gue,ngebuat klub yg gue pilih untuk gue support bener2 berasal dari objektivitas gue,lewat suatu proses observasi yg cukup panjang,sampai akhirnya gue memutuskan untuk support suatu klub,dan saat gue memutuskan untuk support suatu klub seperti saat gue support United,nggak ada yg bisa meragukan loyalitas gue ke klub yg gue support,semuanya karena ya itu tadi,keputusan yg gue ambil melewati suatu proses observasi yg lumayan panjang tadi...Dan oleh karena proses itu tadilah juga,yg ngebuat gue gak ngedukung timnas Indonesia sebagai timnas favorit gue,sori deh,gue gak cukup patriotik untuk ngedukung timnas,karena prinsip gue,kalo lo menggantungkan harapan untuk sesuatu yg mungkin,lo masih layak disebut bermimpi,tapi kalo lo menggantungkan harapan ke sesuatu yg sama sekali gak mungkin,itu namanya bukan bermimpi lagi,tapi suatu kebodohan...jadi tipis emang bedanya antara being a dreamer sama being stupid...Kalo untuk timnas,gue support timnas Belanda,gue jatuh cinta banget sama timnas Belanda saat mereka menangin Piala Eropa 1988...tapi yg bikin gue lebih jatuh cinta lagi adalah karena falsafah total football mereka...menurut wikipedia Total Football adalah a system where a player who moves out of his position is replaced by another from his team, thus retaining their intended organizational structure. In this fluid system no footballer is fixed in his or her intended outfield role; anyone can be successively an attacker, a midfielder and a defender. It depends largely on the adaptability of each footballer within the team to succeed. It consists of footballers being extremely tactically aware, allowing them to change positions at high speed—in its simplest terms, every player is comfortable in any other position. It also puts high technical and physical demands on the players.Lo pernah nonton film tentang American Football yg judulnya "Any Given Sunday" ? Di film itu,Al Pacino berperan sebagai coach suatu tim American Football,di satu scenenya dia memotivasi timnya dengan dialog yg kurang lebih bilang kalo tim yg menjadi pemenang adalah tim yg bersedia berkorban untuk memeperebutkan setiap sudut dan setiap inci dari lapangan pertandingan...Sinting...nah,total football lebih kurangnya punya filosofi yg sama,karena di total football,semuanya berkisar pada ruang,space,dan kreativitas tiap pemain untuk memanfaatkan setiap space yg ada di lapangan.Saat Ajax mencetak hattrick memenangkan Liga Champions tahun '71,'72,dan '73 ,bek mereka saat itu Barry Hulshoff berbicara kalo "We discussed space the whole time. Johan Cruyff always talked about where people should run and where they should stand, and when they should not move." Ide dari Total Football kalo setiap pemain paling nggak bisa bermain di tiga posisi menuntut adanya kolaborasi dan pemanfaatan ruang seefektif dan seefisien mungkin...Sebenernya kalo mau ngeliat versi mikro dari Total Football,lo bisa ngeliat taktik dari Chicago Bulls era Phil Jackson yg namanya Triangle Offense,dimana saat itu,triangle ato segitiga poros penyerangan Bulls yg diisi Scottie Pippen,Michael Jordan,dan Dennis Rodman juga selalu berotasi,jadi posisi antara 3 pemain tersebut gak pernah tetap,yg dimana akhirnya ngebuat lawan selalu kebingungan untuk man marking pemain yg mana,dan hasilnya jelas banget,threepeat juara NBA jo....So,yg dituntut adalah fleksibilitas,kepekaan,dan tentunya hard work....Lah,kok gue jadi teknikal gini ya ngebahasnya ? Well,what the heck...

Saturday, 22 March 2008

Supporter


Okay ,sekali lagi ,mari kita bermain kategori ,kali ini gue akan coba ngebahas jenis2 kategori supporter klub sepakbola ,secara gue juga termasuk manusia penggila olahraga sebelas lawan sebelas ini...Mungkin lo bertanya-tanya ,kalo gue masuk kategori yg mana ya ? Hehehe ,just figure out for yourself....

Here it goes...

1.Local Supporter
Local Supporter atau suporter lokal ,dari namanya aja udah ketauan kalo mereka ini support klub sepakbola di mana mereka tinggal ,so kalo lo tinggal di London ,klub yg lo support nggak jauh2 dari Arsenal ,Tottenham ,Chelsea ,West Ham dan klub2 London yg laen. Ato kalo lo tinggal di Jakarta ,ya lo support Persija lah. Yang menarik dari supporter lokal ini ,karena biasanya di satu kota ada lebih dari satu klub ,partai2 derby (derby : partai yg melibatkan dua klub yg berasal dari kota yg sama) selalu jadi partai yg dinanti-nantikan, dan biasanya, atmosfer derby selalu keras ,sarat gengsi dan tempo permainan selalu yg gas pol abeess.

2.Tribal Supporter
Gue punya sepupu dan kebetulan dia orang Spanyol tapi dari suku Basque ,dan walaupun dia dari kecil udah tinggal di Indonesia ,tetep aja klub yg dia support adalah Athletic Bilbao ,karena faktor kesukuan tadi. Sama halnya kayak kalo suku lo Catalan ,lo udah bisa dipastikan support Barcelona .Ato kayak misalnya gue ,karena gue orang Bugis ,walaupun gue tinggal di Jakarta ,kalo misalnya Persija ketemu sama PSM Makassar ,gue bakal belain PSM ,semata-mata karena istilahnya mereka tim yg "satu kampung" sama gue.

3.Family Supporter
Ini seru nih ,contohnya lo support Tottenham Hotspur karena dari mulai kakek sampe bokap lo semuanya suporter Hotspur ,dan bisa dipastikan ,kalo lo punya anak ,lo juga bakal ngeracunin anak lo untuk support Hotspur juga. Yg kocak dari supporter yg kayak begini ,kadang kan ada misalnya si anak ternyata nggak mau ikutin klub yg bokapnya support ,jadi misalnya si bokap support Hotspur ,ternyata anaknya lebih milih support Arsenal ,kalo yg masih ringan fanatismenya sih ,paling pas matchday doang mereka cela2an ,tapi kalo yg fanatismenya emang kenceng ,dan ini bener kejadian ,ada bapak yg sampe nggak mau ngomong sama anaknya cuma karena dia mikir nih anaknya durhaka banget ke dia karena gak mau support klub yg sama...hahaha...parah parah....

4.Independent Supporter
Kalo supporter yg ini ,mereka support satu klub sepakbola karena mereka emang bener2 suka ,dan biasanya mereka menjatuhkan pilihan terhadap klub yg mereka support lewat satu proses dimana mereka milih dulu ,liat gimana klub itu cara maennya ,mereka observasi dulu ,setelah mereka sreg dan ngerasa kayaknya ini klub yg mereka suka ,barulah mereka support ,nah yg model supporter yg kayak gini yg biasanya bakal jadi die hard supporter ,karena mereka ngelewatin satu proses yg panjang terlebih dahulu ,oleh karena itu kebanyakan dari mereka biasanya bakal setia sama klub yg mereka support...yah ,seperti my lifelong affair sama Manchester United lah ,hahaha...Karena gue support United lewat satu proses dulu ,pertama gue suka United pas jamannya Cantona ,dan udah deh ,sejak saat itu gue nggak bisa lepas dari United...GLORY GLORY MAN. UNITED !!! Yeahhhh !!!

5.Glory Hunter Supporter
Kalo supporter yg kayak gini ,hehehe ,sebenernya agak2 annoying ya ,jadi mereka support klub yg saat itu lagi jago ato lagi populer aja ,misalnya pas saat itu yg lagi jago Real Madrid ,ya udah mereka support Madrid ,misalnya prestasinya Madrid lagi turun ,mereka pindah support klub laen yg lagi jago2nya saat itu...sebenernya sih mereka bukan supporter kali ya ,fans doang ,ato mungkin lebih tepatnya prostitute ,bispak ,hehehe...

6.Neutral Supporter
Ini sekumpulan orang2 yg kagak punya beban kalo nonton ,mo yg maen siapa lawan siapa kek ,mo yg menang siapa kek ,mereka mah cuek bebek aja ,yg penting nonton bola ,seru ,ikutan teriak pas gol ,udah ,kelar nonton hati mereka puas ,ibaratnya mereka nih golputnya kaum suporter ,hahaha...

7.Soft Spot Supporter
Soft Spot nih kayak misalnya gue ,gue support United ,tapi ada satu klub laen yg gue suka juga tapi gue gak cinta mati kayak gue cinta mati ke United ,jadi misalnya gue pengennya yg jadi juara liga United ,tapi gue juga pengen Hotspur prestasinya bagus ,tapi jangan sampe ngelebihin United...jadi ini klub kedua yg misalnya lo abis liat klub kesayangan lo maen ,lo pengen nonton mereka maen juga...ibaratnya ini klub selingkuhan gitu deh...hahahahaha....

8.Seasonal Supporter
Suporter yg kayak gini lumayan banyak, biasanya mereka ini orang yg kalo lo ngobrol sama mereka terus lo nanya "Lo suka nonton bola gak ?" mereka ngejawabnya ,gue nonton kalo Piala Dunia doang ato kalo Piala Eropa ato final apa kek...gue bilangnya mereka suporter durian ,soalnya mereka doyan bolanya musiman ,kayak durian kan ,hehehe ,jadi buat mereka ,sepakbola itu cuma seru pas event2 gede doang kayak Piala Dunia dan Piala Eropa...

9.Gambler Supporter
Yg model begini juga lumayan banyak ,kalo nonton pas tim yg mereka support bikin gol ,teriaknya udah kayak setan ,kalo timnya kebobolan ,cemberutnya asli jelek banget ,sambil nonton sibuk sms ato telfon2an ,terus nanya ke bandar judinya ,odds nya berubah gak ,masih bisa gedein taruhannya gak...hehehe, jadi sebenernya mereka gak peduli tim apa yg mereka support ,selama tim itu menang which means mereka menang taruhan juga ,ato kalo misalnya kalah ,tapi karena di voor mereka tetep dapet duit ,mereka fine2 aja ,yg penting kagak rugi...jadi sebenernya mereka ini bukan supporter tapi doyan judi aja ,hehehe....


So...which supporter are you ?

Thursday, 6 March 2008

Incubus


Baru aja pulang dari gig nya Incubus...Menyenangkan...gue soalnya gak pernah baru 3 lagu pertama suara gue udah mo abis karena ikutan sing along...hmmm,bukan sing along kali ya...mungkin the right word would be teriak-teriak....gila aja..."Wish You Were Here" dijadiin lagu ketiga aja lho di setlistnya...sementara itu lagu gue hafal mati sampe ke tulang sumsum gue...ape coba ? Dan seperti ditulis di buku Gigs 101 bab 1,salah satu aturan baku lo nonton gigs adalah saat si artist yg lo tonton gigsnya membawakan lagu yg lo hafal liriknya,maka hukumnya adalah haram bila kita tidak ikut sing along atau teriak-teriak saat lagu tersebut dibawakan...yah sama lah haramnya kayak kalo orang Islam makan babi...ato orang Kristen kebaktian di mesjid...ato pecinta anjing makan daging anjing...apa coba ? Hahaha...pusing kepala gue...lumayanlah Incubus bisa sedikit ngilangin pusing di kepala...gue juga sih geblek...but the thing is,orang dan masalah yg bikin kepala gue pusing kayaknya mulai becoming increasingly annoying...maksud gue santai aja,ntar juga gue beresin,sabar dikit coba...tapi bodolah,mo diapain juga...fuck it...balik ke Incubus....gue tadi lumayan sempat terkesima melihat seorang gadis remaja sampe nangis ngeliat Brandon Boyd buka baju...I mean,gue aja yg laki2 normal ngeliat posturnya si Boyd kagum...badannya lean banget,tipe2 badan surfer gitu....tapi gue ngebandingin kayak kalo misalnya Megan Fox,Kristen Stewart,Evan Rachel Wood,ato Mischa Barton buka baju di depan gue...kayaknya gue bakalan terlalu sibuk konak untuk menyempatkan diri gue untuk menangis...Gue suka stage actnya si Boyd...musiknya emang beda jauh sama The Doors...tapi stage actnya dia sama almarhum Jim Morrison sangat2 identical...yg kayak orang doing a spastic dance...goyang tapi kayak kaku,kayak hampir ngebanting badannya sendiri,mungkin biar soundnya beda tapi messagenya sama kali ya,sama2 punya spirit psychedelic di musiknya...gue ngeliatnya si Incubus ini ngambil approach yg agak beda sama band2 pada umumnya...most bands bakal nyimpen hits2 mereka untuk bagian2 akhir show mereka,tapi Incubus kayak yg bolak-balik dari lagu hits ke non hits...tapi sebenernya highlights malam ini adalah saat mereka maen instrumental...asli itu sick sick sick !!! Dan sekali lagi membuktikan bahwa turntable (baca : mesin) plus laptop Mac bisa jadi media bermusik yg sangat efektif...jadi kalo ada yg bilang kalo mesin gak punya jiwa,well,obviously mereka hidup di jaman purba,ato terlalu sombong untuk mengakui bahwa yg namanya progress dan evolusi ada di industri musik,karena udah stuck sama stigma tolol yg bilang kalo mesin bukan instrumen musik yg legit...fuck them...Terus yg nice juga,Incubus juga seperti memutarbalikkan anggapan kalo lo punya sound yg agresif,lirik lo harus negatif...I mean dude....lirik mereka sangat2 positif vibenya tapi tetep aja kok mereka bisa maen agresif...Satu lagi yg nice...pas sebelum maen lagu terakhir,si Brandon Boyd bilang "On your way home,do't forget to hug a stranger...",asli,ini orang jiwanya hippie sekali....Nice nice....Thank You Incubus for the brief peace of mind that you guys gave me...

Mike Patton


Asli gue merasa bersalah di postingan sebelumnya gak mention Mike Patton,sorry ya om Mike...one of the most versatile vocalist and musician...
So here's to you Mr.Mike Patton...